Tanda Lemah Jantung Karena Kolesterol Tinggi

Apasih maksudnya jantung lemah (Cardiomyopathy), Cardiomyopathy adalah penyakit yang berhubungan dengan miokard atau otot jantung. Penyakit ini tidak berkaitan dengan penyakit arteri jantung, katup jantung, maupun darah tinggi. namun memiliki beberapa tingkatan disfungsi otot jantung yang dapat disebabkan oleh penyakit lain. Kardiomiopati dapat menjadi penyebab detak jantung yang lemah ataupun tidak beraturan hingga gagal jantung pada penderitanya.

Sebagian kasus lemah jantung (Cardiomyopathy) merupakan penyakit turunan dan banyak ditemui pada anak kecil serta orang-orang yang berusia muda. Ada empat tipe utama kardiomiopati, yaitu dilated cardiomyopathy, hypertrophic cardiomyopathy, restrictive cardiomyopathy, dan arrhythmogenic right ventricular cardiomyopathy. Pengobatan penyakit ini akan bergantung kepada seberapa serius jenis Cardiomyopathy yang diderita.


Sedangkan arti Kolesterol adalah zat yang fungsinya sangat penting bagi tubuh. Sebenarnya zat ini merupakan zat lemak yang dikenal sebagai lipid.  Produsen utama zat ini adalah hati, namun lipid juga bisa berasal dari makanan. Kadar lipid yang terlalu tinggi, disebut dengan hiperlipidemia, dapat memengaruhi kondisi kesehatan. Meski kolesterol tinggi tidak menyebabkan gejala apa pun, tapi tetap bisa membahayakan kesehatan.

Berawal dari protein yang mengandung dan membawa masuk kolesterol ke dalam darah. Kombinasi dua zat ini disebut lipoprotein. Liporotein dibagi menjadi dua jenis, yaitu lipoprotein pelindung atau kolesterol baik (HDL) dan lipoprotein berbahaya atau kolesterol jahat (LDL).

Pengertian HDL atau lipoprotein adalah zat dengan kepadatan tinggi disebut kolesterol baik, karena HDL mengangkut kolesterol dari sel-sel dan kembali ke hati. di dalam hati kolesterol akan dihancurkan atau dikeluarkan oleh tubuh melalui kotoran.

Sedangkan LDL atau lipoprotein adalah zat dengan kepadatan rendah, yaitu kebalikan dari HDL. LDL mengangkut kolesterol dari hati ke sel-sel yang membutuhkannya. Jika jumlah kolesterol tersebut melebihi yang dibutuhkan, maka kolesterol itu akan mengendap pada dinding-dinding arteri dan menyebabkan penyakit lemah jantung, gagal jantung dll. LDL dikenal sebagai kolesterol jahat.

Kadar kolesterol dalam darah yang disarankan bisa bervariasi, tergantung apakah orang tersebut memiliki risiko lebih tinggi atau lebih rendah untuk terkena penyakit penyumbatan arteri. Jumlah kolesterol dalam darah bisa diukur dengan melakukan tes darah secara berkala.


Penyebab Cardiomyopathy

Cardiomyopathy atau lemah jantung terjadi ketika miokard tidak dapat memompa dan mengirimkan darah ke seluruh bagian tubuh. Selain dipengaruhi oleh struktur otot jantung yang abnormal, gangguan fungsi ini juga terkait dengan beberapa faktor risiko, di antaranya:
  • Rusaknya jaringan jantung akibat serangan jantung yang sebelumnya dialami.
  • Denyut jantung yang berdetak terlalu cepat dalam jangka panjang.
  • Kondisi genetik yang diturunkan.
  • Penderita tekanan darah tinggi jangka panjang.
  • Gangguan pada katup jantung.
  • Kekurangan vitamin dan mineral yang penting bagi tubuh, seperti vitamin B1.
  • Gangguan metabolisme, seperti diabetes, obesitas, atau penyakit kelenjar tiroid.
  • Penyalahgunaan alkohol seperti kebiasaan minum minuman beralkohol berlebihan selama bertahun-tahun.
  • Komplikasi pada kehamilan.
  • Pengonsumsian amfetamin, kokain, atau steroid anabolik.
  • Pengonsumsian obat kemoterapi dan terapi radiasi untuk mengobati kanker.
  • Amyloidosis atau gangguan yang dapat memicu produksi protein abnormal.
  • Hemochromatosis atau penumpukan zat besi pada otot jantung.
  • Sarcoidosis atau kondisi tertentu yang dapat menyebabkan inflamasi dan tumbuhnya gumpalan sel pada jantung dan organ tubuh lain.
  • Infeksi tertentu, termasuk hepatitis C, dapat mencederai jantung dan memicu kardiomiopati.
  • Gangguan pada jaringan ikat tubuh.

 

Gejala Cardiomyopathy

Cardiomyopathy atau lemah jantung adalah penyakit yang dapat muncul pada usia muda serta dapat menyebabkan kematian mendadak bagi penderitanya. Waspadai munculnya gejala kardiomiopati khususnya pada mereka yang memiliki sejarah gagal jantung dalam keluarga anda. Berikut adalah gejala gangguan otot jantung yang patut diperhatikan dan dikenali bentuknya:
  • Pembengkakan pada tungkai, kaki, dan pergelangan kaki.
  • Batuk saat berbaring.
  • Perut kembung yang diakibatkan oleh adanya cairan. 
  • Kelelahan.
  • Kesulitan bernapas bahkan saat beristirahat.
  • Denyut jantung yang tidak beraturan.
  • Pusing dan pingsan.
  • Sakit pada dada.
Dalam beberapa kasus, penderita kardiomiopati mungkin tidak menampakkan atau merasakan gejala-gejala ini. Segera hubungi dokter jika Anda mengalami kesulitan saat bernapas, sakit dada yang berlangsung lebih dari beberapa menit, ataupun sampai pingsan.

 

Dampak dan penyebab kolesterol yang tinggi

Kolesterol dapat mengendap pada dinding arteri, maka aliran darah di jantung, otak, dan bagian tubuh lainnya yang bisa terhambat. Jadi kolesterol tinggi meningkatkan risiko seseorang terkena penyempitan arteri atau aterosklerosis, penggumpalan darah di bagian-bagian tubuh tertentu, seperti stroke, baik kecil dan besar, dan serangan jantung.

Kadar kolesterol yang tinggi juga dapat menyebabkan rasa sakit di dada bagian depan atau pada lengan (angina) ketika seseorang tersebut stres atau melakukan kegiatan fisik. Selain itu kolesterol tinggi juga meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit jantung koroner.

Jika tidak mengubah pola makan dan tidak berhenti merokok, penderita kolesterol tinggi akan lebih berisiko terkena stroke atau penyakit jantung. Pada rokok ditemukan sebuah zat kimia yang disebut Akrolein. Zat Akrolein dapat menghentikan aktivitas kolesterol baik atau HDL untuk mengangkut timbunan lemak menuju hati. Akibatnya bisa terjadi penyempitan arteri atau aterosklerosis.

Selain itu, risiko penderita juga meningkat jika dia menderita hipertensi, diabetes, atau memiliki keluarga yang menderita penyakit jantung atau stroke. Kolesterol tinggi juga bisa disebabkan oleh suatu kondisi yang berasal dari keturunan yang disebut sebagai familial hypercholesterolaemia (FH). Kadar kolesterol penderita kondisi ini tinggi meski telah mengonsumsi makanan sehat.

Sebaiknya lakukan pemeriksaan kadar kolesterol
Seseorang disarankan melakukan pemeriksaan kadar kolesterol dalam darah jika dia kelebihan berat badan, mempunyai tekanan darah tinggi, berpenyakit diabetes, atau memiliki penyakit lainnya yang dapat meningkatkan kadar kolesterol.

Diagnosis kadar kolesterol juga dianjurkan jika seseorang memiliki keluarga dekat yang menderita penyakit akibat kolesterol, atau keluarga dekat yang memiliki riwayat penyakit kardiovaskular pada usia dini. bagi mereka yang pernah terdiagnosis memiliki penyakit jantung koroner, stroke kecil, atau penyakit arteri perifer juga akan disarankan melakukan pemeriksaan ini.

Cara mencegah dan menurunkan kadar kolesterol

Cara mencegah dan menurunkan kadar kolesterol dengan mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang, Cara ini adalah langkah utama yang bisa dilakukan dalam mencegah atau menurunkan kolesterol. Kandungan lemak dalam makanan harus rendah. Cobalah ganti konsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh dengan buah-buahan dan sayur-sayuran, serta sereal gandum. Dengan begitu, kadar kolesterol dalam tubuh akan tetap rendah.

Gaya hidup sehat juga bisa memberikan perubahan besar pada kadar kolesterol. Contohnya adalah dengan tidak merokok atau segera mulai melakukan olah raga secara rutin.

Jika cara-cara di atas tetap tidak mampu menurunkan kadar kolesterol Anda, dan risiko penyakit jantung tetap mengintai, sebaiknya periksakan diri ke dokter. Dokter biasanya akan melakukan pengobatan dengan memberi Anda resep obat penurun kolesterol seperti statin sesuai dosis yang diberikan.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tanda Lemah Jantung Karena Kolesterol Tinggi"

Posting Komentar